MY MENU

News

News

Judul
Berpotensi Cetak Cuan Ratusan Persen, AGII Jadi Rebutan
Penulis
Abinawa Putri
Tanggal Diciptakan
07/19/2021
Lampiran0
Views
203
Konten
Kian meningkatnya kasus COVID-19 di Tanah Air menyebabkan permintaan gas untuk keperluan medis membludak. PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) dan induk usahanya PT Samator menjadi andalan pemerintah dalam pengadaan pasokan gas medis tersebut. 


Bahkan, Presiden Joko Widodo pada akhir pekan lalu mengunjungi salah satu pabrik milik AGII di Pulogadung, Jakarta Timur. Hal ini membuat saham AGII ditutup menguat hingga lebih dari 10% ke level Rp 1.680.


Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan agar 90% oksigen industri diarahkan untuk kebutuhan medis. Saat ini, kemampuan produksi AGII  mencapai 977,4 ton per hari. Sebesar 95% dari total produksi tersebut sudah  dialokasikan untuk RS yang menangani pasien COVID-19. 


Manajemen AGII sudah mengatakan bahwa permintaan gas untuk medis setelah libur lebaran tahun ini melonjak sekitar 50% dibandingkan dengan lebaran tahun lalu. 


Umumnya, kenaikan permintaan gas medis berasal dari rumah sakit yang berada di zona merah atau memiliki level bed occupancy rate (BOR) yang tinggi. Manajemen mengklaim ketersediaan tabung gas oksigen maupun gas medis lainnya relatif masih aman.


AGII pun memiliki sistem monitoring terhadap tabung-tabung yang telah dikirim. Ketika tabung oksigen di rumah sakit telah habis, tabung tersebut biasanya diisi ulang kembali oleh AGII. 


Perseroan memberlakukan sistem penyetokan tabung gas berdasarkan pulau. Alhasil, jika ada suatu provinsi atau pulau yang mengalami defisit tabung gas, maka bisa dibantu penyalurannya dari provinsi atau pulau tetangga.


Dengan jumlah kasus COVID-19 yang masih terus bertambah signifikan setiap harinya, permintaan gas medis ini diproyeksikan akan terus melonjak. Dampak terhadap perseroan tentu saja cuan. 


Target pertumbuhan pendapatan sebesar 15% nampaknya akan dengan mudah tercapai, bahkan berpotensi lebih. Cuan ratusan persen pun diproyeksikan akan berlanjut hingga akhir tahun. 


Sepanjang 3 bulan pertama 2021, laba bersih AGII melejit 160% dari Rp 18,97 miliar menjadi Rp 49,37 miliar. Adapun, penjualan naik dari Rp 544,43 miliar menjadi Rp 642,70 miliar. 


Potensi cuan ini nampaknya menjadi alasan investor untuk terus mengakumulasi saham AGII. Pada perdagangan akhir pekan lalu, total nilai beli bersih oleh investor asing sekitar Rp 24,15 miliar. 


Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp 342,99 miliar. Sejumlah nasabah Mirae Asset Sekuritas Indonesia pun turut meramaikan transaksi dengan total nilai beli Rp 91,35 miliar. 

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan

Customer Service 150350 (Indonesia) Support