MY MENU

News

News

Judul
FLASH: Dekati Target, Realiasi Investasi Q3 Sentuh Rp 659 T
Penulis
Abinawa Putri
Tanggal Diciptakan
10/27/2021
Lampiran0
Views
278
Konten

Realisasi penanaman modal, baik domestik maupun asing pada kuartal III 2021 tercatat sebesar Rp 216,7 triliun, meningkat sekitar 3,7% secara year on year (yoy). Pencapaian tersebut membuat total penanaman modal, baik oleh investor domestik maupun asing, sepanjang Januari-September mencapai Rp 659,4 triliun. 

Angka tersebut meningkat sekitar 7,8% dibandiing Januari-September tahun lalu yang sebesar Rp 611,6 triliun. Penanaman modal asing berkontribusi lebih dari separuh, yakni mencapai 50,3% atau setara dengan Rp 331,7 triliun. 

Sedangkan sisanya, 49,7% atau sekitar Rp 327,7 triliun berasal dari investasi pemodal domestik. Menariknya, investasi di luar jawa mendominasi pencapain investasi hingga September 2021, yatu mencapai 51,7% dari total investasi. 

Nilainya sekitar Rp 340,7 triliun. Sedangkan investasi yang masuk ke Pulau Jawa tercatat sebesar Rp 318,7 triliun. Menariknya, investasi di luar jawa mendominasi pencapain investasi hingga September 2021, yatu mencapai 51,7% dari total investasi. Nilainya sekitar Rp 340,7 triliun. Sedangkan investasi yang masuk ke Pulau Jawa tercatat sebesar Rp 318,7 triliun. 

Investor domestik banyak berinvestasi di sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran dengan total nilai investasi mencapai Rp 62,8 triliun. Sementara, para pemodal asing paling banyak menggeber ekspansinya di bidang industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya dengan total nilai investasi mencapai US$ 5 miliar. 

Secara keseluruhan, investasi di sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran paling banyak dilakukan di sepanjang Januari-September, baik oleh pemodal domestik maupun asing, yang total nilainya mencapai Rp 88,8 triliun. 

Dalam satuan US Dollar, total investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) yang masuk sepanjang sembilan bulan pertama 2021 sebesar US$ 22,8 miliar, sedikit naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebesar US$ 21 miliar. 

Singapura menjadi negara yang paling banyak melakukan investasi dengan total nilai US$ 7,27 miliar. Total proyeknya mencapai 7.031 proyek. Kemudian, Hong Kong dengan total 1.467 proyek yang nilainya sekitar US$ 3,12 miliar, dan Tiongkok ada 1.852 proyek dengan total nilai investasi sebesar US$ 2.28 miliar. 

Peningkatan realisasi investasi ini diikuti kenaikan penyerapan tenaga kerja dari 861.581 orang menjadi 912.402 tenaga kerja. 

Tahun ini, pemerintah menargetkan realisasi invesasi bisa mencapai Rp 900 triliun. Itu artinya, pencapaian hingga kuartal III 2021 ini sudah 73% dari target. Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia optimistis, target tersebut akan tercapai. 

Adapun, tahun depan, pemerintah memproyeksikan realisasi investasi bisa mencapai Rp 1.200 triliun. Jika tercapai, maka target pertumbuhan ekonomi RI tahun depan bisa diraih, yakni sekitar 5-6%. 

Bahlil percaya target itu bisa tercapai dengan catatan, ekspor-impor, belanja negara, dan tingkat konsumsi masyarakat terjaga. 

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan

Customer Service 150350 (Indonesia) Support

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)